Hello there! It’s not really my very first post. Aku udah buat blog ini dari tahun 2012 untuk sekedar iseng-iseng awalnya. Lalu, kampus aku dulu mengharuskan aku punya blog untuk tugas softskill cuma yaa.. belakangan ga ngampus lagi disitu. Sekarang mulai ingin nulis sesuatu di blog. Tujuannya? Ya ga muluk-muluk, bukan buat tenar atau caper, tapi untuk melatih kemampuan aku untuk menulis dan semakin mengenal diri aku. Semoga tulisan-tulisan aku ini bisa berguna buat yang kebetulan lihat blog aku dan menyempatkan waktu untuk baca blog ini.
Aku bikin judul yg mungkin agak aneh ini bukan tanpa sebab. Di satu titik aku pernah merasa “susah banget deh ya jadi manusia!”. Jujur setelah usia aku bertambah, aku mulai merasakan banyak tekanan-tekanan dalam hidup aku, terlebih kalau kita mulai mengambil banyak pilihan-pilihan yang kurang tepat. Kadang tekanan-tekanan itu datang dari luar tapi banyak juga tekanan-tekanan yang datangnya juga dari dalam atau dari keluarga sendiri. Selama 24 tahun lebih hidup aku, banyak hal-hal pahit manis yang udah aku alami dan walau hidup aku ini entah kadang naik atau turun ternyata aku bisa survive. Banyak pelajaran yang aku bisa ambil dari waktu aku mulai sekolah, kuliah, kerja. Aku masih belum sempurna banget sampe sekarang, jauh dari sempurna, tapi setidaknya hidup aku lebih tenang dan aku pelan-pelan bisa bangun lagi arah hidup aku. Berikut beberapa hal yang aku coba terapin dan pelajari dalam hidup aku yang bisa membuat aku ‘stay sane’ dalam menjalani hidup aku.
Berdoa - Waktu aku benar-benar kehilangan arah, down dan stress aku meluapkan perasaan aku sama sang pencipta. Entah bagaimanapun cara kita berdoa, yakinlah kalau doa itu penting dalam hidup kita dan kita mendapatkan ketenangan batin dan kejernihan pikiran. Dan kita harus yakin selama doa yang kita panjatkan itu tujuannya benar, pasti dijabah.
Kenali Orang-Orang Toxic - Bukan hal yang asing lagi buat aku bertemu sama orang-orang toxic. Kita semua pasti akan ketemu orang-orang kaya gini. Entah di sekolah atau tempat kerja. Ciri orang-orang toxic itu adalah orang-orang yang selalu mau menjatuhkan kita dengan cara apapun, entah dengan jatuhin mental kita dan harga diri kita. Selain itu, orang-orang toxic ini egois dan hanya mau memanfaatkan kita untuk kepentingan dia sendiri. Yang pasti kunci untuk menghadapi orang ini adalah panjang sabar dan hati-hati. Dengan kita mengenali orang-orang toxic ini setidaknya kita akan membuat boundaries bila ada diantara mereka dan resiko kita akan dirugikan sama orang-orang seperti ini akan lebih sedikit. Minimalkan urusan dengan orang-orang ini hanya untuk urusan pekerjaan dan sekolah kalau kamu masih sekolah. Jangan terlibat urusan pribadi.
Bina Pergaulan yang Baik - Pada akhirnya orang-orang terbaiklah yang akan jadi teman kita. Teman kita yang baik ga dilihat dari ras, umur, jenis kelamin atau status sosialnya. Teman-teman yang baik ini adalah orang-orang yang berpikiran luas, saling membangun, memotivasi kita untuk maju, dan selalu ada disaat kita susah atau senang. Dia menerima kekurangan kita dan membantu kita mengatasinya. Dia menegur kalau kita salah ambil keputusan. Dia ga akan menjerumuskan kita ke hal-hal yang ga baik. Yang pasti, dia akan mendukung kita untuk melakukan hal-hal positif. Teman-teman yang baik itu ga perlu banyak, cukup satu atau dua.
Mau Belajar Menerima Kritik dan Arahan - Suka atau tidak suka dengan cara seseorang memberikan kita nasihat, kita adalah manusia-manusia hebat bila kita legowo dalam menerima kritik. Sebagai manusia yang tidak sempurna mustahil kita ga ada yang kritik, semua pasti pernah dikritik. Yang baik adalah ketika dikritik kita ga akan memandang siapa yg mengkritik, bahkan anak-anak sekalipun. Namun, kita lebih berfokus sama isi kritiknya yang dapat membuat kita lebih baik lagi.
Tetapkan Tujuan - Manusia itu bukan manusia kalau ga punya tujuan hidup. Mulai dulu dari tujuan jangka pendek misalnya berhenti merokok, kurangi bergadang, menulis, mempraktekan movement kecil seperti gerakan menabung uang kembalian, gerakan beres-beres sendiri di restoran fast food, mengurangi penggunaan plastik, dll. Kemudian tetapkan tujuan jangka panjang seperti menetapkan minat dan bakat kita supaya ga salah jurusan waktu kuliah, menetapkan jenis pekerjaan, membangun relasi, belajar berorganisasi, mulai magang-magang untuk belajar bekerja dan bermasyarakat, hingga membuat pilihan dalam mencari teman hidup dan memiliki anak.
Hibur Diri Kita - Sebagai manusia yang melakukan pekerjaan yang sama setiap harinya ga ada salahnya buat kita memanjakan dan menghibur diri kita sendiri. Contohnya kaya papaku. Papaku hobi melihara ikan dan karaoke. Teman-teman aku senangnya main game online. Aku sendiri hobi nonton bioskop dan mukbang 😄. Semua hal ini bertujuan supaya kita lebih maksimal untuk melakukan tujuan utama kita ya (co : sekolah, bekerja), bukan dijadikan pengalih perhatian ya...
Pelajari Minat dan Bakat Kita - Seperti yang di poin 5 aku bahas, minat dan bakat adalah bagian dari tujuan hidup kita. Kita semua memang ingin menafkahi diri kita namun alangkah lebih baiknya kalau kita bekerja sesuai dengan passion kita. Maka hari-hari yang dijalani akan terasa lebih ringan dibandingkan kita menjalani sesuatu karena kewajiban semata. Kalau kita punya suatu passion, bagus sekali kalau kita mengikuti passion itu. Kalau orang tua kita merasa passion yang kita punya ga ada masa depannya, yakinkan orang tua kita kalau apa yang kita ambil terbaik buat kita dan kita bisa hidup dari itu. Buktikan diri kita terbaik dengan passion yang kita punya. Mereka pun akan mendukung kita.
Jangan Mudah Terpengaruh - Kalau kita punya satu keputusan memang sangat bagus kalau kita selalu menanyakan pendapat kita kepada orang tua dan teman-teman terdekat. Tapi, kembali lagi segala keputusan yang kita ambil bukan karena dibuatkan oleh orang lain tapi karena memang itu adalah pilihan kita. Kenapa? Untuk menghindari hal-hal seperti menyalah-nyalahkan hasil akhir yang didapat bila keputusan yang kita ambil salah. Maka kita perlu memikirkan matang-matang segala resiko yang ada bila mengambil keputusan. Kemudian, bila ada orang yang mungkin berupaya mensugesti kita hal-hal buruk, jangan telan mentah-mental hal itu. Seperti yang udah aku ulas di poin no 4 memang kita bisa mengambil semua hal-hal baik dari kritikan orang- orang. Tapi kembali lagi ke poin no 2, kenali toxic dan jangan biarkan seseorang membuat kita merasa diri kita ga berharga.
Percaya Diri, Positif, Jangan Takut Gagal - Kita mungkin baik dalam melakukan apapun. Tapi, kalau kita tidak percaya diri, itu yang sulit. Banyak orang hebat diluar sana tapi kita ga pernah tau tentang mereka karena mereka ga percaya diri untuk nunjukin kehebatan mereka makanya jadi kurang berkembang. Aku paling senang kalau liat orang berani berekspresi dan aku juga mulai belajar seperti mereka karena aku juga kurang dalam hal ini 😅. Yang paling penting kita harus selalu berpikir positif yakin kita bisa melakukannya. Gagal itu pasti ada, seberapapun kita mungkin merasa canggih dalam melakukan perhitungan. Ingat, Presiden Jokowi pun pernah hampir bangkrut sewaktu menjalani usaha tapi beliau menata ulang lagi usahanya. Dari yang seorang anak tukang kayu sederhana hingga jadi presiden seperti sekarang.
Stop Membanding-bandingkan - Setiap manusia mempunyai kelebihannya masing-masing. Jangan pernah merasa kecil hati bila ada seseorang yang mungkin punya kesanggupan di bidang tertentu. Terus asah kemampuan yang kita punya.
Menjadi Lebih Peka - Ini bukan berarti kita jadi mudah tersinggung atau sensitif sama kata-kata orang lain. Namun, kita menjadi pribadi yang lebih cepat tanggap saat ada yang membutuhkan pertolongan dan juga menjadi pribadi yang lebih peka terhadap perasaan orang. Maka kita akan dengan bijak menjaga tutur kata kita.
Jalani, Syukuri, Nikmati - Segala sesuatu yang kita lakukan seringkali ga sesuai sama rencana kita. Yang paling penting kita harus selalu ingat ga semua hal sesuai sama mau kita. Yang terbaik adalah terus bersyukur sama apa yang udah kita capai. Nikmati semua hasil-hasil yang ada walaupun sedikit. Jalani semua dengan sepenuh hati, dan berbuat sebisa-bisanya. Do the best and God do the rest 😊.
Well, aku belum menerapkan semua. Apa yang aku tulis adalah hasil aku mengamati orang-orang sukses 🙂. Sukses ga selalu diukur dengan materi. Setidaknya aku melihat orang-orang ini sudah settle dan penuh perencanaan dan yang terpenting mereka bahagia. Semoga apa yang aku tulis ini bisa memotivasi kita semua dan ini jadi pengingat buat aku disaat aku down. See you on next post 😉.
Aku bikin judul yg mungkin agak aneh ini bukan tanpa sebab. Di satu titik aku pernah merasa “susah banget deh ya jadi manusia!”. Jujur setelah usia aku bertambah, aku mulai merasakan banyak tekanan-tekanan dalam hidup aku, terlebih kalau kita mulai mengambil banyak pilihan-pilihan yang kurang tepat. Kadang tekanan-tekanan itu datang dari luar tapi banyak juga tekanan-tekanan yang datangnya juga dari dalam atau dari keluarga sendiri. Selama 24 tahun lebih hidup aku, banyak hal-hal pahit manis yang udah aku alami dan walau hidup aku ini entah kadang naik atau turun ternyata aku bisa survive. Banyak pelajaran yang aku bisa ambil dari waktu aku mulai sekolah, kuliah, kerja. Aku masih belum sempurna banget sampe sekarang, jauh dari sempurna, tapi setidaknya hidup aku lebih tenang dan aku pelan-pelan bisa bangun lagi arah hidup aku. Berikut beberapa hal yang aku coba terapin dan pelajari dalam hidup aku yang bisa membuat aku ‘stay sane’ dalam menjalani hidup aku.
Berdoa - Waktu aku benar-benar kehilangan arah, down dan stress aku meluapkan perasaan aku sama sang pencipta. Entah bagaimanapun cara kita berdoa, yakinlah kalau doa itu penting dalam hidup kita dan kita mendapatkan ketenangan batin dan kejernihan pikiran. Dan kita harus yakin selama doa yang kita panjatkan itu tujuannya benar, pasti dijabah.
Kenali Orang-Orang Toxic - Bukan hal yang asing lagi buat aku bertemu sama orang-orang toxic. Kita semua pasti akan ketemu orang-orang kaya gini. Entah di sekolah atau tempat kerja. Ciri orang-orang toxic itu adalah orang-orang yang selalu mau menjatuhkan kita dengan cara apapun, entah dengan jatuhin mental kita dan harga diri kita. Selain itu, orang-orang toxic ini egois dan hanya mau memanfaatkan kita untuk kepentingan dia sendiri. Yang pasti kunci untuk menghadapi orang ini adalah panjang sabar dan hati-hati. Dengan kita mengenali orang-orang toxic ini setidaknya kita akan membuat boundaries bila ada diantara mereka dan resiko kita akan dirugikan sama orang-orang seperti ini akan lebih sedikit. Minimalkan urusan dengan orang-orang ini hanya untuk urusan pekerjaan dan sekolah kalau kamu masih sekolah. Jangan terlibat urusan pribadi.
Bina Pergaulan yang Baik - Pada akhirnya orang-orang terbaiklah yang akan jadi teman kita. Teman kita yang baik ga dilihat dari ras, umur, jenis kelamin atau status sosialnya. Teman-teman yang baik ini adalah orang-orang yang berpikiran luas, saling membangun, memotivasi kita untuk maju, dan selalu ada disaat kita susah atau senang. Dia menerima kekurangan kita dan membantu kita mengatasinya. Dia menegur kalau kita salah ambil keputusan. Dia ga akan menjerumuskan kita ke hal-hal yang ga baik. Yang pasti, dia akan mendukung kita untuk melakukan hal-hal positif. Teman-teman yang baik itu ga perlu banyak, cukup satu atau dua.
Mau Belajar Menerima Kritik dan Arahan - Suka atau tidak suka dengan cara seseorang memberikan kita nasihat, kita adalah manusia-manusia hebat bila kita legowo dalam menerima kritik. Sebagai manusia yang tidak sempurna mustahil kita ga ada yang kritik, semua pasti pernah dikritik. Yang baik adalah ketika dikritik kita ga akan memandang siapa yg mengkritik, bahkan anak-anak sekalipun. Namun, kita lebih berfokus sama isi kritiknya yang dapat membuat kita lebih baik lagi.
Tetapkan Tujuan - Manusia itu bukan manusia kalau ga punya tujuan hidup. Mulai dulu dari tujuan jangka pendek misalnya berhenti merokok, kurangi bergadang, menulis, mempraktekan movement kecil seperti gerakan menabung uang kembalian, gerakan beres-beres sendiri di restoran fast food, mengurangi penggunaan plastik, dll. Kemudian tetapkan tujuan jangka panjang seperti menetapkan minat dan bakat kita supaya ga salah jurusan waktu kuliah, menetapkan jenis pekerjaan, membangun relasi, belajar berorganisasi, mulai magang-magang untuk belajar bekerja dan bermasyarakat, hingga membuat pilihan dalam mencari teman hidup dan memiliki anak.
Hibur Diri Kita - Sebagai manusia yang melakukan pekerjaan yang sama setiap harinya ga ada salahnya buat kita memanjakan dan menghibur diri kita sendiri. Contohnya kaya papaku. Papaku hobi melihara ikan dan karaoke. Teman-teman aku senangnya main game online. Aku sendiri hobi nonton bioskop dan mukbang 😄. Semua hal ini bertujuan supaya kita lebih maksimal untuk melakukan tujuan utama kita ya (co : sekolah, bekerja), bukan dijadikan pengalih perhatian ya...
Pelajari Minat dan Bakat Kita - Seperti yang di poin 5 aku bahas, minat dan bakat adalah bagian dari tujuan hidup kita. Kita semua memang ingin menafkahi diri kita namun alangkah lebih baiknya kalau kita bekerja sesuai dengan passion kita. Maka hari-hari yang dijalani akan terasa lebih ringan dibandingkan kita menjalani sesuatu karena kewajiban semata. Kalau kita punya suatu passion, bagus sekali kalau kita mengikuti passion itu. Kalau orang tua kita merasa passion yang kita punya ga ada masa depannya, yakinkan orang tua kita kalau apa yang kita ambil terbaik buat kita dan kita bisa hidup dari itu. Buktikan diri kita terbaik dengan passion yang kita punya. Mereka pun akan mendukung kita.
Jangan Mudah Terpengaruh - Kalau kita punya satu keputusan memang sangat bagus kalau kita selalu menanyakan pendapat kita kepada orang tua dan teman-teman terdekat. Tapi, kembali lagi segala keputusan yang kita ambil bukan karena dibuatkan oleh orang lain tapi karena memang itu adalah pilihan kita. Kenapa? Untuk menghindari hal-hal seperti menyalah-nyalahkan hasil akhir yang didapat bila keputusan yang kita ambil salah. Maka kita perlu memikirkan matang-matang segala resiko yang ada bila mengambil keputusan. Kemudian, bila ada orang yang mungkin berupaya mensugesti kita hal-hal buruk, jangan telan mentah-mental hal itu. Seperti yang udah aku ulas di poin no 4 memang kita bisa mengambil semua hal-hal baik dari kritikan orang- orang. Tapi kembali lagi ke poin no 2, kenali toxic dan jangan biarkan seseorang membuat kita merasa diri kita ga berharga.
Percaya Diri, Positif, Jangan Takut Gagal - Kita mungkin baik dalam melakukan apapun. Tapi, kalau kita tidak percaya diri, itu yang sulit. Banyak orang hebat diluar sana tapi kita ga pernah tau tentang mereka karena mereka ga percaya diri untuk nunjukin kehebatan mereka makanya jadi kurang berkembang. Aku paling senang kalau liat orang berani berekspresi dan aku juga mulai belajar seperti mereka karena aku juga kurang dalam hal ini 😅. Yang paling penting kita harus selalu berpikir positif yakin kita bisa melakukannya. Gagal itu pasti ada, seberapapun kita mungkin merasa canggih dalam melakukan perhitungan. Ingat, Presiden Jokowi pun pernah hampir bangkrut sewaktu menjalani usaha tapi beliau menata ulang lagi usahanya. Dari yang seorang anak tukang kayu sederhana hingga jadi presiden seperti sekarang.
Stop Membanding-bandingkan - Setiap manusia mempunyai kelebihannya masing-masing. Jangan pernah merasa kecil hati bila ada seseorang yang mungkin punya kesanggupan di bidang tertentu. Terus asah kemampuan yang kita punya.
Menjadi Lebih Peka - Ini bukan berarti kita jadi mudah tersinggung atau sensitif sama kata-kata orang lain. Namun, kita menjadi pribadi yang lebih cepat tanggap saat ada yang membutuhkan pertolongan dan juga menjadi pribadi yang lebih peka terhadap perasaan orang. Maka kita akan dengan bijak menjaga tutur kata kita.
Jalani, Syukuri, Nikmati - Segala sesuatu yang kita lakukan seringkali ga sesuai sama rencana kita. Yang paling penting kita harus selalu ingat ga semua hal sesuai sama mau kita. Yang terbaik adalah terus bersyukur sama apa yang udah kita capai. Nikmati semua hasil-hasil yang ada walaupun sedikit. Jalani semua dengan sepenuh hati, dan berbuat sebisa-bisanya. Do the best and God do the rest 😊.
Well, aku belum menerapkan semua. Apa yang aku tulis adalah hasil aku mengamati orang-orang sukses 🙂. Sukses ga selalu diukur dengan materi. Setidaknya aku melihat orang-orang ini sudah settle dan penuh perencanaan dan yang terpenting mereka bahagia. Semoga apa yang aku tulis ini bisa memotivasi kita semua dan ini jadi pengingat buat aku disaat aku down. See you on next post 😉.
No comments:
Post a Comment